Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Monday, June 27, 2016

*HIDUP BUKAN SEKARUNG GONI

9
*HIDUP BUKAN SEKARUNG GONI
Kemilau fajar telah menghangatkan tulang-tulangku yang telah terbujur kaku semalaman, meskipun begitu tuhan masih sayang kepada dan memberikan kesematan kedua untuk menikmati kesegaran udara serta hangatnya mentari pagi ini dengan simponi yang terus mengiringi disetiap pagi. Sebuah seruan pejantan merah telah membimbing sebuah kehidupan untuk terlepas dari keheningan malam. Aku sekarang telah menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi keluarga kecil yang selalu meggunakan jasaku. Akau tidak pernah mengeluh dan keikhlasan dan kepasrahan terus aku pelihara demi memperingan beban si Bapak.  Untuk itu aku dengan senang hati membatu pekerjaan si Bapak berbaju kusut ini.
         Uluran tangan sang Bapak telah membangunkanku untuk segera bergegas mencari nafkah demi penghidupan satu hari kedepan bagi keluarga kecilnya. Aku sudah sangat senang meskipun tanpa sepeserpu aku dibayar dan diberi imbalan, akan tetapi sebuah kebutuhan terhadap dirikulah yang sangat berarti bagi aku. Bahu kokoh bapak telah menopang dan mampu menggendong beban berat yang aku rasakan selama perjalannan hidup ini. Untuk itu aku tidak ada rasa mengeluh karena beban yang aku tanggung ini tidak lebih berat yang Bapak ini pikul dan dirasakan. Mengeluh akan menambah masalah dan tidak akan mengurangi bahkan menyelesaikan masalah kehidupan.
         Bapak tidak pernah egois dan selalu menghiburku dengan mencarikan teman serta memberiku banyak hadiah meskipun bapak tidak memerlukan akan tetapi ada orang lain yang nantinya memerlukan, meskipun itu dianggap tidak layak guna. Sebuah hirupan akan terasa mengganggu seluruh tubuh akan tetapi dengan kekuatan bapaklah semuanya dianggap aroma surga dan membuat beliau betah asalkan ada secerca harapan untuk hidup sehari kedepan. Sebuah emas dapat diperoleh dalam tumpukan sampah yang menggunung ini.
         Dibalik gundukan-gundukan ini bapak dan aku terus mengurai secerca kehidupan untuk mencari emas yang tersebuyi. Sebuah gelas yang merupakan emas pertama tertancap dalam senjata Bapak yang dia pegang dan tanpa curiga serta rasa pelit, emas tersebut diberikan kepadaku. Amanat ini terus aku terima dengan senang hati dan menjaganya dengan baik agar terjaga dibawah lindungan bahu bapak yang kokoh ini. Emas yang kedua yang bapak dapat berbentuk lingkaran seperti cincin tapi kok ada penyangganya disetiap sisinya serta berukuran besar yang memakan banyak tempat serta membuat susah membawa serta menatanya. Biasanya ini bisa berputat sekencang kincir akan tetapi dia selalu ditemani oleh si kulit hitam akan tetapi sekarang harus menemaninya dan aku harus kuat menahannya agar tidak melarikan diri. Masih banyak lagi jenis emas yang bapak cari meskipun didapatnya tidak terlalu sulit akan tetapi tidak semuanya orang bisa menghargai emas-emas ini. Seorang bapaklah dan profesi yang digeluti yang mampu menghargai dan memperhatikan begitu berharganya emas-emas jenis ini yang ia cari.
         Aroma tidak sedap yang setiap hari selalu mengikuti kemana langkah bapak dan aku pergi sudah biasa bahkan hal ini menjadi aroma surga yang kelak akan menjadi inbalannya. Untuk itu saya akan membantu bapak denga sekuat tenaga sampai batas kemampuanku dan sampai ada yang menggantikan aku.  Walaupun begitu hati bapak pernah sesekali mencurahkan isi hatinya kepadaku tentang kebesaran tuhan yang telah memberikan rizki dan nikmat. Tuhan memang maha besar dan tidak ada yanmg bisa menandingi kebesarannya, akan tetapi adakalanya memberikan keadilan kepada semua makhluk ciptaannya. Sekarang aku masih bisa bersujud dan menghambakan seluruh jiwa dan ragaku kepadaNya sedangkan banyak orang yang memiliki tawa yang lebar mesih belum ingat dan tidak mau mengingat kepada sesuatu Zat yang  maha agung dan maha pencipta segalanya. Banyak orang diluar sana mengagung-agungkan dirinya sebagai orang terkaya, padahal sesuatu yang mereka miliki adalah sebatas titipan dan mereka tidak menyadari bahwasannya ada yang Maha Kaya dibanding mereka semuanya. Sungguh beruntunglah aku ini masih diberikan nikmat begitu besar berupa kesehatan dan keceriaan didalam keluarga kecil ini, seorang bapak bisa bilang begitu kepadaku yang setia mendengarkan curhatnya ketika sedang mencari nafkah untuk keluarganya tercinta.
         Hampir tidak terasa teman-teman yang dicarikan oleh bapak sudah banyak serta mentari sudah tidak bersedia berkompromi dengan memposisikan dirinya menerangi seluruh jalan-jalan disepanjang kehidupan ini. Seruan sudah berkumandang menandakan untuk mengistirahatkan badan serta fikiran untuk menghadpan seruan Sang Khaliq. Akupun turut dalam kesenangan karena bapak telah berjuang dengan keras dan membawa aku beserta emas-emas yang telah menjadi temanku disetiap aku ikut bersama bapak dengan beban yang berat menuju hunian sementara.
         Akupun menunggu bapak dengan sabar yang sedang menghadap Sang Kuasa dengan khusyuk dan khikmat dan aku menjaga teman-temanku agar tidak tercecer. Sedangkan Amir putra bapak satu-satunya yang masih duduk disekolah dasar dengan cekatannya membagi kelompok-kelompok dari teman-temanku yang sedang aku jaga ini agar bisa lebih mengenalinya. Untuk bagian besi, akan mendapatkan kelompok besi sedangkan untuk kelompok plastik akan dikelompokkan dengan kelompok plastik dan untuk bagian kelompok kertas akan dikelompokan dengan kelompok kertas. Itu semua mempunyai peranan masing-masing serta dengan pengelompokan tersebut bisa meningkatkan harga diri mereka serta orang akan lebih menghargai mereka sesuai dengan kualitas mereka. Amir sambil membersihkan teman-temanku yang berlumuran tanah dan kotoran  yang menempel dibadan mereka dengan sabar.
         Bapak keluar dengan wajah yang segar dan siap membawaku dan teman-temanku kepada orang yang membutuhkannya untuk mendapatkan koin-koin untuk mennyambung kehidupan esok. Amirpun selesai dengan tugasnya dengan baik dan ia diajak bapak untuk mengantar aku dan kawanku kepada tengkulak. Tengkulaklah yang  nantinya akan menjadi pelabuhan tempat kawanku bersandar untuk memperoleh penghargaan yang lebih tinggi setelah dari tumpukan-tumpukan berbau menyengat yang dijauhi banyak orang. Sebuah timbangan akan menilai seberapa layak akan diberi penghargaan untuk penghasilan yang akan didapat oleh Bapak dan Amir. Beberapa lembar uangpun telah didapat hasil perjuanagn seharian tadi. Emas penghidupan keluarga bapakpun telah beralih tangan dan beralih fungsi yang dulunya tidak ada gunanya akan tetapi sekarang sudah terlihat manfaatnya. Berbahagialah keluaga bapak untuk sementara waktu, paling tidak untuk penghidupan keesokan harinya tanpa belas kasihan orang lain.
         Aku ikut larut dalam kesenangan meskipun tidak dapat mengekspresikan kesenanganku ini. Seandainya aku bisa berbicara maka akan aku katakana kepada bapak dan keluarganya, betapa manisnya kehidupan meskipun banyak cobaan yang menghadang dan menguji kita, akan tertapi jika kita bisa melampauinya maka secara tidak sadar kita sudah naik satu tingkat menuju penghidupan yang lebih baik. Hanya salam syukur yang bisa aku katakana karena telah mengijinkan aku dan mempercayai aku untuk setia membantu dan menemani bapak demi sebuah kehidupan yang lebih baik dihari esok. Semoga bapak dan keluarga tetap ceria dan jangan putus asa dalam menjalani hidup didunia, biarkanlah orang-orang yang senang berfoya-foya sesungguhnya mereka orang yang kurang beruntung dikehidupan yang akan datang. Aku sebuah karung untuk kehidupan dihari esok.

Kesetian dan kerja keras dapat tercermin dari sebuah kehidupan dari lebah madu yang terus bekerja dan setia terhadap satu kepemimpinan yaitu ratu lebah madu. Berkat kepemimpinannya yang bijak membuat semua lebah pekerja menuruti perintah dan bekerja dengan baik sesuai tugasnya sebagai bukti kesetiaannya. Untuk itulah hidup membutuhkan kerja keras dan kesetiaan atau kesabaran seperti hidup semanis lebah madu.
Share:

Sunday, June 26, 2016

MELANGKAH PASTI CERMINAN HATI SEBAGAI POTENSI DALAM DIRI


 Sebuah keputusan yang sangat bijak untuk selalu diperhatikan dan jalankan dalam kedeharian hruslah memilki semangat juang yang tinggi . Sebagaimana perjuangan yang dialakukan oleh para bahlawan yang rela berkorban demi seluruh jiwa dan raga dengan sebuah haluan yang tenang. Sebagai bentuk pengendalian diri dengan kehendak yang harus dipatuhi demi terciptanya tatanan kehiduan yang selalui mendahului bayang-bayang kemalasan.                 
        `Sesungguhnya dalam kehidupan nyata ini yang selalu  menapakkan kakinya terhadap pijakan yang dipilihnya untuk mendapatkan keselamatan dalam menjalankan aktivitas yang selalu dilakuakan setiap saatnya. Ha ini memang salah satu upaya yang harus dilakukan baik untuk individu ataupun kelompok ataupun keseluruhan yang menyangkut keinginan bersama. Namaun dalam kebersamaan yang telah terjalan bisa menimbulkan kekacauana yang bisa berdampak konflik batin ataupu konflik lahiriah yang sangat sulit dikendalaiakan, kecuali keabsahan sebuah hukum dalam kehidupan.
          Tatanan kehidupan itu sendiri sangat dipengaruhi oleh motifasi seseorang dalam kesediannya tidak meluangkan waktu sedikitpun untuk memanjakan dirinya sendiri meskipun secara hakikat telah menyalahi aturan alam dengan menekankan pada aspek manusiawi. Sebatas berfikr jika manusia dianggap sebgai mesin yang harus mengerjakan sesuatu untuk kebutuhan dunia semata dan mendapat tuntutan selesai dengan cepat, rapi dan bernilai tinggi. Maka dari itu sekarang manusia sangat tercandu dengan adanya alat yang telah menggantikan peranannya. Namun dibalik itu semua merupakan hal yang wajar pada saat ini karena adanya ketergantungan terhadap alat, alat dan alat. Bisa-bisa dengan diciptakannanya berbagai banyak alat untuk meringankann pekerjaan manusia maka sekarang alat berubah menjadi majikan.
          Dalam memposisikaan diri akan tercipta sebuah kepribadian yang budiman. Suatu kepribadian untuk memunculkan suatu potensi dalam diri memang sebuah hal yang sangat membanggakan untuk masa depan yang lebih tertata. Suatu pengkonsepkan dalam mengembangkan potensi sangat dianjurkan sebagai pemetaan pemikiran untuk mewujudkan keinginan yang mulia. Meskipun sulit untuk diwujudkan jika dilogikakan memang hal yang biasa sebab manusia merupakan makhluk yang luar biasa jika dibandingkan dengan makhluk lain dari pada yang lain. Maka dari itu, suatu memiliki potensi untuk bekal mereka hidup di dunia dan tergantung manusia itu sendiri bisa memanfaatkan dan mengembangkannya.
          Sebuah pembuktian jati diri akan lebih bergengsi jika diimbangi dengan potensi yang berawal dari nurani yang secara fitrahnya diberiakan kepada manusia pilhan. Suatu pemberian itulah yang menjadi titik awal manusia memang benar-benar manusia jika ditelisik lebih lanjut hakikat dari manusia itu sendiri. Oleh sebab itu  potensi tidak hanya sebatas potensi yang hanya sebagai embel-embel akan tetapi potensi sebenarnya akan terlihat cemerlang dengan sebuah kemilau karisma jika potensi yang dimiliki dapat mewakili isi hati dan kepribadian yang bijak dalam menggunakan segala sesuatu disetiap situasi dan kondisi.
          Setiap perkataan hati tidak akan mungkin berbohong. Apa itu hatus ? Mengapa demikian?. Ya, karena jika perasaan dari manusia itu sendiri berbohong maka dunia ini bagaikan diantara sebuah sangkar yang dihuni oleh pembuatnya yang tidak lain adalah manusia.
        Dalam mencari jalan keluar dari perasaan yang dipenjara ini akan menjadi sulit mendapatkan jalan terang. Meskipun sebuah pertolongan dari luar selalu berusaha menuju pencerahan hati. Suatu pencerahan tersebuat akan benar-benar sampai tepat pada sasaran atau sampai kepada nurani terdalam maka sebuah hidayah dari Allah Sang Pencipta semata sebagai pertolongan dan pemberi Rahmat jika semua upaya telah diusahakan.
          Sebuah keinginan untuk menjadi lebih baik adalah sebuah langkah awal yang benar-benar sebuah perubahan hati yang cemerlang. Hasil dari perubahan tersebutlah yang menjadi cahaya terang untuk menuntun hidup diantara kegelapan dunia dengan berbagai ketidak pastian dunia. akan tetapi dengan memfokuskan pandangan yang ternyata sebuah kepastian telah terhampar luas didepan kita yang hanya sebuah hijab tipis yang transparan untuk dilihat. Namun pandangan tersebut sebagai fatamurgana semata yang hanya menguji ataupun hanya sebagai ujian dari kefokusan manusia. Untuk itu bentuk nurani dengan naluri insani sebagi kepedulian terhadap dirinya sendiri dalam menyikapi hal tersebut.
        Sebatas ujian akan memuat permasalahan menjadi jelas. Dari hal tersebuat muncul sebuah kepastian jalan terang menuju pemanfaatan potensi yang telah diperlihatkan. maka, dengan kegembiraan sebuah seruan untuk mengembalikan sebuah kegemerlapan tersebut kepada fitrahnya, dengan kebesaran Alloh SWT disekeliling kita.
          Potensi akan sangat lebih bermanfaat jika diketahui pada waktunya dan segera bergegas untuk memperoleh kesuksesan. Jika belum mengtahui potensi dalam diri maka segeralah memahami disetiap kesukaan dan keahlian yang bisa ditonjolkan serta memiliki arti penting dan sangat berperan penting dalam kehidupannya. Bahkan lebih dari itu, suatu kegiatan yang biasanya dianggap biasa namun kita menjadi yang terbaik dari hal yang biasa tersebut maka secara automatis kita menjadi terbaik dari hal yang biasa tersebut yang membuat harkat kita naik dan mampu bersaing dengan orang-orang yang lebih baik dan yang terbaik pada bidangnya.  

        Enggan menjadi terbaik disalah satu bidang maka akan mendapatkan teman bersaing secara sehat semata-mata untuk menjadi yang lebih baik dari pada yang sebelumnya. Semoga niat baik dan harapan yang terus dipupuk dengan keyakinan akan menuntun kita kepada kebesaran Alloh SWT yang tanpa batas.
Share:

Saturday, June 25, 2016

MENITIH TANGGA KE EMASAN

MENITIH TANGGA KE EMASAN
        Pencapaian puncak kegemilangan dalam perjalanan hidup sebagai bentuk penitihan tangga keemasan yang patut untuk dikejar dan diraih sesuai kemampuan yang dimiliki. Selama jantung berdetak dan darah mengalir deras dalam tubuh dirinya maka sah-sah saja orang yang ingin bertahan hidup dan mencapai kepuncak kegemilangan. Menuju puncak tidak hanya mendaki gunung atau bukit bahkan tebing-tebing yang sangat curam. Namun itu semua hampir sama dengan perjuangan untuk hidup dengan mengimbangi kebutuhan dunia untuk kehidupan dimasa yang akan datang.
        Untuk mencapai suatu puncak kegemilangan maka haruslah selalu berusaha dan tetap sabar dalam menghadapi segala sesuatu dengan keistiqomahan yang tidak tekatung-katung. Mengapa demikian? Karena hal itu terjadi karena wujud dari kesungguhan tekat seseorang yang ingin menggapai puncak kegemilangan. Akan tetapi menuju kepuncak keemasan sangatlah tidak segampang membalikkan telapak tangan, melainkan dengan menggenggam keemasan tersebut dengan perencanann yang matang.
        Suatu kematangan perencanaan sangat berbanding lurus dengan hasil yang akan dicapai. Namun hanya faktor non teknislah yang bisa mengganggu atau menghadangnya.
        Dalam pendakian yang belum tetuntu mencapai puncak namun dengan keyakinan yang penuh keteguhan akan mendapatkan keberhasilan paling tidak sudah terlihat puncak ke emasan. Dimanakah puncak keemasan bisa ditemukan atau dijumpai. Tiada seorangpun bisa melihat jiaka pendangan mereka hanya tertuju kepada sesuatu hal yang menjadi tujuan akhir. Namun semuanya itu akan mendapatkan suatu hal yang sangat bermanfaat dalam hidupnya. Sebagaimana yang telah dipikirkan dari awal segala sesuatu yang mereka selalu fiikirkan selalu positif dan penuh pengharapan dari sang Maha Kayalah akan selalu memberikan kepada hambanya yang selalu bertaqwa kepadaNya.
        Keterlihatan puncak dari kegemilangan yang akan mereka jumpai setelah keberhasilaan mereka menahan dan berusaha keras menjalani hidup sesuai tugas mereka sebagai pengabdi yang taat. Selain itu haruslah segera menyadari begitu kelimpahan yang telah kita dapat selama kita diberi mandat yang cukup bermakna ini maka seuatu ibadah yang dialakukan dengan keikhlasan tanpa ada protes apapun sesuai dengan hasil yang akan mereka harapkan dan sesuai keadaan yang akan mereka hadapi baik sebagai hamba ataupun sebagai manusia seutuhnya.
        Segera bangkit dari kegelapan malam dengan basuhan air suci untuk mnyongsong hari yang lebih cerah dengan manatap masyarakat yang membanggakan bagi kehidupannya dan kehidupan orang lain disekitarnya tanpa terkecuali saudara kita dinegeri sebrang yang belum menemukan kegemilangan. Sebuah keinginan yang akan mereka capai dengan susah payah tanpa ada dorongan serta pengaruh yang begitu kuat dialaminya. Namun itu semua tidak lain hanya ukiran kebenaran hidup yang seharusnya dihadapi dengan penuh semangat tanpa ada paksaan dan rasa iba.
        Keberangkatan kesebuah tempat impian meskipun hanya dalam mimpi yang tidak lain hanya hayalan dan bayangan sesaat. Akan tetapi yang bersifat sementara nantinya akan mempunyai imbas dalam kehidupan masa depan kita, baik yang ada dunia maupun angan-anga. Pengaruh hal tersebut sangatlah berimbas secara signifikan dan bermanfaat utnuk kelangsungan hidup dimasa mendatang yang kelihatannya bayangan fana. Suatu bayangan yang terus menemani kita sesungguhnya bukan sebagai penggangu ataupun penghalang untuk menjadikan kita bisa sukses. Akan tetapi dengan adanya bayang angan-angan tersebutlah yang seharusnya memotifasi dan membentuk Spirit naluri dalam diri kita untuk mewujudkan angan menjadi sebuah ukiran dalam hidup.
        Dalam perwujudan angan-angan yang disertai dengan pengharapan dalan suatu muqadimah mutiara untuk penghidupan selanjutnya tanpa ada rasa ragu. Mengapa demikian ?, Apa harus dilakukan? Sebuah kausalitas akan muncul karena dengan adanya secerca keraguan dalam diri kita maka, akan membuat kesungguhan dalam usaha akan menjadi menurun dan kurang memikirkan kesungguhan yang telah tampak dari raut wajahnya dengan menebalkan alis matanya.
         Sebuah pandangan yang sangat tajam untuk siap menerkam dan mengejar target yang telah diincarnya sejak memantapakan hasrat kegemilangannya untuk sebuah kemenangan. Hal ini akan menimbulkan harapan untuk menjadi yang nomer satu mekipun ada dua dan tiga yang tidak terelakkan.
        Sebuah target yang telah terpatri dalam sanubari sang insani demi sebuah kemenangan yang sangat berarti dalam hidupnya untuk memelihara semangat kemenangan yang sulith luntur. Mempertahankan itu semua sangat penting dan berarti untuk membuat sebuah perubahan yang baik meskipun berliku-liku dengan berbagai tikungan yang membuat lebih berhati-hati untuk mengincar suatu kemenangan. Sikap siaga satu dan waspada adalah suatu kata yang pantas untuk mengamankan suatu kemenangan yang telah ditargetkan. Terget tersebut bukanlah sekedar angan belaka yang biasa-biasa saja akan tetapi memilki nila historis yang sangat menusuk nurani dengan memandang masa depan dengan menengok sedikit kebelakang sebagai bentuk introspeksi diri memantapkan langkah kedepan.
         Hampir semua orang mencita-citakan segala sesuatu yang mencerminkan memberikan takaran keberjhasilan dengan sebuah jabatan ataupun pekerjaan. Suatu profesi sangat bersifat tidak menentu jika dikaitkan kedalam kesuksesan nurani seseorang namun, diera krisis multidimensional ini masyarakat sangat menggantungkan hidupnya terhadap alat. Akan tetapi pernyataan itu sangatlah benar terjadi dan seharusnya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai fungsi dan sesuai panduan hidup manusia dengan tanpa mengabaikan faktor sekecil apapun.
         Sebuah persepsi awal akan membentuk pola fikir nurani yang akan memunculkan bebrapa padangan yakni simpatik, putus asa dan optimis optimal. Untuk itu dengan memperhatikan semua perubahan keadaan baik dri lingkungan ataupun dalam diri kita sendiri.
        Waspada terhadap sesama manusia menjadi sebuah tameng dan sebuah penghalang namun nurani akan menjawab juga dan akan tetap memegang teguh aturan-aturan secara kodratinya. Tanpa ada rekayasa suatu apapun yang mengganjal dan memperlambat langkah dalam mendaki setapak demi setapak kesuksesan hakiki ini. Setelah mengetahui jalan atau rute kehidupan. Maka dengan berjuang demi perbaikan umat sebagai penunjuk jalan orang-orang yang  meningkatkan kekuatan hati yang sangat dirahsiakan tanpa kescuali saudaranya, adiknya dana  tentang kepribadiannya maka secara otomstis akan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan dan tidak kalah dengan orang –orang lain.
        Sebuah tangga tidak akan rubuh jika tidak ada sesuatupun yang membuatnya rubuh. Jadi, disetiap peristiwa yang benar-benar terjadi akan menimbulkan suatu akibat yang sangat berdampak besar pada diri seseorang tersebut yang sangat berkaitan erat dengannya. Namun daripada itu untuk membangkitkan dari kegelapan pemikiran sangatlah sulit, sampai-sampai disebut sebagai ke-jahiliahan modern yang terkutuk bagi yang mengalami. Akan tetapi segala sesuatau yang telah diberikan oleh Tuhan merupakan sebuah tatanan yang tidak bisa dirubah ketetentuan dan takdir dalam kehidupan sehari-hari. 
        Kadang kala untuk melancarka segala sesuatu yang akan dijalaninya baik satu detik kedepan untuk sedikit mengulurkan tangan kita demi sebuah tangga keabadian. Hal memang perlu dilakukan untuk menembus atau masuk pintu kesuksesan maka harus didorong untuk membuka kios yang setara dengan para anggota.
        Dalam mendorong sesuatu haruslah pelan-pelan dan hati-hati. Hal ini pasti akan merasa menyusahkan dengan sengaja yang membuat kerepotan orang bersangkutan akan membuat kedepannya lebih menggembirakan. Sebagai bekal satu detik yang akan datang maka harus selalu menggugat kebesaran  Sang Pencipta semesta alam dengan sebuah tatanan yang seharusnya mengasingkan diri untuk sebuah keikhlasan nurani yang hanya bisa melampaui sesi pertamanya.
        Kepekaan sangatlah dibutuhkan dan harus ditumbuhkan kepada setap insan yang selalu ingat akan Ridhonya. Bahkan dengan kita selalu mengingat dan memandang akan kebesaran Allah SWT yang sangat tidak terbatas dan tidak ada yang bisa menandingi. Segala sesuatu yang bisa bisa menyamainya itu hanyalah omong kosong belaka dan hanya mencari perkara yang imbasnya kepada dirinya sendiri. Bahkan akan berimbas kepada orang lain yang ikut kepadanya.
        Dalam memaknai dan mengagungkan ciptaanNya untuk menyadari akan hal itu maka, kita sebagai hamba yang berusaha menjadi hamba yang sesuai perintahNya. Memantaskan diri untuk bisa memijakkan kaki kepada satu tangga kemuliaan untuk menggapai keemasan ditempat yang telah dijanjiakannya.
        Sebuah misteri menjadi hal yang mengagumkan nurani. Hanya logika tidak ada guna, namun nurani dan fikiran akan sangat diandalkan untuk sebuah kemantapan nurani. Jangan sekali-kali meragukan atas kebesaran Allah dengan segala kemurahanNya kepada setiap ciptanNya. Akan tetapi sebagai sebagai hamba Allah jangan sekali-kali mengingkari akan hal itu. Apakah itu harus ? Menagapa demikian? Ya, Karena hal itu akan membuat seorang hamba tersebut secara tidak langsung telah menjerumuskan dirinya sendiri kepada kehinaan dan telah merencanakan jarinya tersentuh api kenistaan.
        Pada saat kita sedikit menengok kebelakang maka akan mengetahui betapa sangat ruginya kita ini. Bagaimana tidak dalam berotasi terdapat 24 jam. Sedangkan kita terlelap hampir sepertiga mas hidup kita gunakan untuk menikmati keheningan malam dengan kata lain tidur. Jika tidur dilakukan juga pada siang hari maka itu bisa juga bertambah sewaktu seseorang tersebut istirahat siang. Maka kita sebagai hamba Allah menggunakan hidup kita dalam sepertiga harinya hanya digunakan untuk tidur.
Managemen waktu menjadi sebuah perhatian khusus sebagai seseorang yang mengejar kesuksesan. Oleh sebab itu berapa lama waktu yang kita untuk mencurahkan kepada Sang Maha Menciptakan kita ?. Hanya kita sendiri yang bisa mengetahi dan harus merenungi serta mempetanggung jawabkan segala yang telah kita perbuat, apakah kita pantas disebut sebagai hamba yang taat ? Hanya nurani kita yang bisa menjawab dengan jujur tanpa ada keraguan.
        Keraguan dalam nurani sangatlah tidak masuk akal karena dalam hati nurani itu sendiri tidak ada sesuatu apapun yang bisa mengajak untuk membohongi dirinya sendir meskipun ada pihak luar yang ikut campur didalam tanda terkecuali orang-orang terdekat kita. Akan tetapi itu semu tergantung kepada penghadapan kita kepada Sang Pencipta yang telah menggariskan sesuatu sesuai kebaikan dan tergantung kepada usaha kita dan ketaatan kepadanya.
        Kadang kala jka kita merenungkan sedikit meskipun hanya semenit makan akan terbesitlah suatu ketenangan batin yang sangat damai meskipun disekitar kita sangat ramain dan gaduh karena keegoisan yangsangat merajalela. Namuan itu semua sanagtlah berguna meskipun hanya sekejap mata yang penuh makna serta arti suatu kehidupan yang sangat berguna.
        Dalam kehidupan didunia ini bila kita telisik lebih lanjut bahwasannya sangatlah membuat keharuan yang sangat mendalam. Keharusan tersebut sangatlah sensitif yang dapat membuat orang iri dan membeci yang akhinya membuat orang bisa menyukai kepadanya. Pada salah satu sisi yang bertentangan akan membuat dirinya terbelenggu suatu keadaan yang harus memilih. Namun pilihan tersebut sangat tidak menyulitkan akan tetapi sangat mematikan yang akan menentukan keberhasilan untuk mencapai hari keemasan yang dicita-citakan.
        Pencapaian puncak keemasan yang dicita-ciatakan tergantung kepada sesuatu hal yang sangat krusial akan tetapi sangat menggembirakan. Apakah itu harus? Mengapa demikian ? ya, karena suatu hal yang krusial tersebuat jika dapat diselesaikan dengan baik disertai dengan keikhlasan maka tidak sekedar uang atau emas yang didapat akantetapi sebuah mimipi yang nyata dan abadi sesuai keinginan serta sulit terbayangkan tentunya.
        Sesunggunya sesuatu yang kita idam-idamkan serta yang kita cita-citakan haruslah degan pandangan kuat serta memilki pondasi yang kokoh agar tidak menimbulka masalah kedepannya, meskipun tidak semuannya berjalan sesuai keinginan. Akan tetapi setidaknya kita sudah berangan-angan yang akan membuat suatu ilustrasi atau penggambaran yang nantinya akan terus memotivasi kita dan menekan serta memacu agar kita dapat mewujudkan keingian terbaik yang telah digambarkan tadi. Penggambaran melalui angan-angan sangat lah membatu meskipun tidak harus bermimpi dahulu, akan tetapi lebih bergunanya kita harus action sesuai keahlian dan minat kita terhadap suatu yang telah kita gambarkan untuk masa depan yang mulia. Sekali hidup, sekali berbuat tunggu hasil sambil berkontribusi kepada sesame.
         Suatu kemuliaan tidak bisa didapat semudah melihat kera melompat diantara ranting-ranting pohon, akan tetapi haruslah dengan cara ikut terjun dalam mempelajari segala sesuatu yang manfaat bagi manusia. Belajar tidak hanya sebatas berusaha itulah dengan disertai restu yang terkasih. Akan tetapi hanya dengan melambaikan dan meletakkan bendera putih bukan sebuah pilihan akan tetapi sebuah keputusan berat pada saat keadaan terdesak. Meskipun begitu fikiran harus terus berjalan dengan alami tanpa kompromi dengan siapapun yang berusaha menghadang yang membuat suatu harapan tertunda.
        Semuah harapan yang telah ditanamkan dalam nurani dengan segala aktifitas yang dikerjakan demi sebuah perwujudan demi suatu kebahagiaan yang diidam-idamkan. Harapan seseorang yang penuh dengan menfaat akan mendapat jalan kemudahan dalam pencapaiannya. Oleh sebab itu akan terasa lebih nyaman jika suatu harapan yang telah terhalang oleh bilik ambisi yang hanya sekedar menghiasi gemerlap kehidupan. Sebatas mengingat dalam kejadian yang sangat berbekas dan terukir dalam pengalaman fantasinya.
        Fantasi dalam kehidupan bukanlah sebuah hayalan yang telah menghasut langkah hidup seseorang akan tetapi suatu fantasi akan memberi warna dalam hidup seseorang yang dulunya sangat sunyi akan tetapi menjadi sebuah keakraban yang akan menciptakan suasana kesemangatan yang terus membahana dalam sanubari. Sebuah naluri berhayal sangatlah tidak terbatas dan jangan sekali-kali menunda kefantasian seseorang jika itu benar-benar harus dihentikan ataupun dihadang dengan segala upaya dan daya. Itu sangat memilukan bagi dirinya dan orang lain.

Bencana yang paling payah ialah bila kamu membutuhkan apa yang ada di tangan orang lain dan kamu ditolak (pemberiannya). (HR. Ad-Dailami). 
Share:

Friday, June 24, 2016

SEMANGAT KEMENANGAN

SEMANGAT KEMENANGAN
        Riuh sorak-sorai menggema diberbagai sudut kota dengan semangat melambai-lambai yang siap mengugah kita untuk bangkit dari keterpurukan dan keterlelapan yang enggan mencapai kecemerlangan hidup. Sebuah seruan yang telah tersematkan dalam pundak agar mendapatkan kebanggaan dalam hidup. Langkah yang pendek tidaklah sesuatu yang buruk akan tetapi kadangkala haruslah diiringi  dengan langkah panjangpun tidak ada suatu masalah yang perlu dikhawatirkan. Sebuah berjabatan tangan menbuat suasana keakraban yang menggugah keegoisan seseorang demi keserasian dan keanggunan suatu keharmonisan suasana kemenangan.
        Berjabat tangan membuat suatu penghormatan sekaligus penghargaan yang tak pantas untuk diasingkan dari kehidupan. Hanya sebuah penghargaab itulah semangat kemenangna akan terasa lebih lengka disamping pengakuan sebagai seorang pemenang. Sebuah kenangan itulah yang akan membangkitkan semangat kemenangan di saat menghadapi tantangan yang menghadang didepannya yang siap untuk ditaklukkan. Sutau tantangan jangan sampai dianggap sebagai halangan, melaiankan tantangan sebagai dipandang sebagai tahap peningkatan kualitas diri untuk menuju kemenangan yang lebih dibanding kemenangan yang kemarin.
        Sebuah hamparan bunga mawar berterbangan diudara yang menjadi hukan keharuman dalam kehidupan ini yang mennyambut dari akhkirnya suatu pertandingan yang berakhir dengan pentahbisan pemenang dalam suasana kemenangan dan yang belum menjadi pemenang. Keharuan kerap menyelimuti keheningan perayaan sorai sorai. Namun canda tawa terusik dengan suasana hening tersebut. Dengan berakhirnya usiapun seorang pemenang itu telah memenangkan kompetisi dalam hidupnya yang akan menemani sampai saatnya dibangunkan dari keheningan yang akan dijalani.
        Sebuah kucuran air mata bukan menjadi suatu pertanda dari kesedihan yang dapa dialami alami oleh setiap orang yang mendapatkan suatu cobaan yang berat ataupun kedukaan yang mendalam. Akan tetapi, setetes air mata yang bersimpuh akan terasa lebih hening dari pada air mata disamping sorai-sorai pujian. Keadaan demikianlah yang melibatkan dua pihak antara pemberi dan yang diberi, pencipta dan yang diciptakan dengan perasaan serta suasna bermunajat. Bukan sebuah tanda keangkuhan akan tetapi, sebuah kerelaan dan kerendahan diri dengan melapangkan hati sebagai bentuk kecerdasan diri dalam memahami situasi dan kondisi yang sedang terjadi pada saat ini.
        Kegigihan seseorang akan membuat kepribadiannya semakin percaya diri dalam mengarungi samudera kehidupan yang keras ini sesuai jalan terbaik yang dipilih. Kadangkala kesungguhan yang kita pupuk sejak dini akan berbuah suatu kegigihan dalam keadaan apapun yang dihadapinya. Sedangkan keangkuhan akan membuat kepribadiannya menjadi buruk baik dimata Tuhan ataupun orang lain bahkan dirinya sendiri dalam suatu ketika akan merasakan meskipun hanya sekejap dan mungkin sulit untuk dirasakan. Kadangkala ada orang yang mengira perasaan tersebut hanaya perasaan yang hanya datang saja tidak ada gejala dibalik itu semuanya  akan tetapi sebenanya itu datang dari lumbuk hati yang terdalam untuk mewujudkan keinginan terbaiknya untuk kehidupannya yang layak sebagai seorang pemenang.
        Suatu kemenangan sejati tidak dapat diraih dengan mudah yang hanya menharap dan menunggu akan tetapi harus dikejar dan selalu bekerja keras serta jangan takut dan ragu untuk menwujudkan keinginan menjadi seorang pemenang yang sejati. Jangan sekali-kali anda membiarkan keinginan dan harapan anda menjadi sebatas hayalan penghias disetiap lamunan. Sebuah lamunan yang tidak ada hasil akan menjadi sebuah hembusan belaka seiring dengan perjalanan waktu dan udara dari hidung kita. Sedangkan orang yang selalu menunggu terus tidak akan mendapatkan suatu kemenangan sejati yang mereka idam-idamkan. Seseuatu apapun yang kita harapkan tidak bisa seketika datang yang kita minta akan tetapi harapan aka  terwujud jika seseorang yang menunggu itu dalam keadaan kegigihan untuk sebuah perwujudan yang nyata.
        Suatu kemenangan tidak semata-mata diraih karena usaha sendiri akan tetapi ada banyak ataupun sedikit campur tangan atau yang mempunyai andil dibalik suatu kemenangan yang diraih oleh Sang pemenang. Jika seorang mengaku dan hanya membanggakan diri sendiri serta hanya melebih-lebihkan yang seharusnya dicukupkan, maka bisa diibaratkan seorang pemenang tidak diakui oleh orang banyak kemenangannya. Dengan cara melibatkan orang yang mendukung dan berpengaruh dalam terciptanya suatu kemenangan yang telah diraihnya maka niscahnya akan dinaikkan kualitas dari seorang pemenang sejati serta bukan menjadi seorang pecundang sejati yang hidup tanpa arti.
        Seorang pecundang sangat mengandalkan kata-kata yang sangat tidak dapat dipercaya tanpa isi meskipun terlihat setitik keraguan dalam sendirinya serta hanya mementingkan kepentinga perut atau diri sendiri yang dianggapnya Tuhan hanya menciptakan dirinya hanya untuk dirinya sendiri dan tidak untuk orang lain tanpa ada kompromi. Sebatas melangkah dengan pijakan kuat membuat keadaan yang melampaui batas kemampuan yang tertanam dalam sejak dini. Pijakan akan tergeser jika tempat pijakan lumpur yang licin akan membuat semua pendirian bisa terbolak-balik membuat kegoyahan dalam hati.
        Fokus sebuah kata yang sangat berpengaruh dalam mencapai sebuah kemenangan sejati. Untuk mecapai kemenangan dengan kefokusan yang dapat dijalankan dengan baik dengan sebuah konsentrasi serta mencurahkan segala upaya untuk menaklukkan rintangan yang dihadapi. Kesabaranlah salah satu yang menunjang kefokusan dalam ketahanan untuk mencapai suatu kemenangan dengan kesungguhan tanpa lelah. Dengan memperhatikan segala target yang dipatok tanpa terkecuali sebuah mimpi sebagai penyemangat hidup. Seandainya kehidupan bisa diputar balik semua kesalahan tidak akan terjadi namun itu semua sangat mustahil hanya mimpi disiang bolong dan mendulang air dengan keranjang.
        Mengejar dan terus mengejar itulah semangat dalam memcapai kemenangan meskipun banyak rintangan yang menghadang. Hadangan kawat berduripun tidak akan berarti dengan satu suara yang sama demi tercapainya sebuah mimpi mereka. Berkobar-kobar dengan sayuk-sayuk membara, airpun tidak akan mampu menghentikan semangat yang berkobar demi sebuah perjuangan tangis sang ibu pertiwi yang sangat haus akan persatuan. Namun itu semua sirna dengan seorang penyusup yang tidak lain adalah orang dalam rumah tangga sendiri. Semangat yang berkobar tidak sama sekali terasa panas akan tetapi lebih tersasa menyejukkan dengan aura kekeluargaan yang erat demi satu perjuangan dibawah bendera opini.
        Semangat kemenangan tidak akan membuat lawan menjadi susah dan risau bahkan yang dahulunya lawan namun sekarang menjadi saudara dengan semangat yang terus menggeliat dalam perasaan kebanggaan. Semangat kemenangann tidak akan pernah menjatuhkan lawan meskipun berkompetisi dengan alot dan ketat. Maka dari itu berkat ketatnya kompetisi tiada henti akan membuat semangat kebersamaan akan terus terpelihara. Semangat persaudaraanpun akan tumbuh dengan sendirinya akibat semangat kemenangan yang selalu menemani disetiap kompetisi dimanapun dan kapanpun.
        Kebesaran hati dalam memperoleh kemengan sangatlah sulit untuk ditanamkan dalam nurani terdalam. Meskipun sesaat itu muncul namun tidak akan bertahan lebih lama bagaikan kecipak air yang membasahi bulu bebek karena ulah yang dibuatnya sendiri. Kemenangan yang sudah didepan mata dengan sekejab akan menjadi kekalahan bahkan akan dirasakan leh dirinya bagaikan adalah orang yang sangat merugi , bahkan menganggap dirinya sebagai pencundang. Namun anggapan itu sangat salah, bila ditengok kebelakang denga sebuah renungan kemengan, maka seorang calon pemenangpun jangan sampai tinggi hati. Sikap tersebut bisa dikatakan merasa dirinya akan menang terlalu berlebihan, namun keadaan berlebihan itulah yang membalikkan semua anggapan yang telah diperkirakan sedetik ataupun semenit bahkan jauh-jauh hari, bahwa dia akan memperoleh kemengan sejati.

        Seorang pemenang sejatinyapun akan merasa dirinya kecil karena diatas dan sebelumnya telah ada yang menjadi seseorang yang hebat yang tentunya seorang pemenang, sehingga dia akan terus berusaha agar bisa lebih baik dan lebih baik, minimal menyetarakan dirinya dengan seseorang yang akan dialmpauinya. Dengan demikian hatipun akan berbicara betapa berharganya umur ini jika suatu kesuksesan atau kemenangan tidak diperoleh atau tidak tercapai sesuai keinginan kita namun, itu semua hanya bisa tercapai meskipun satu langkah lagi dan itu semua tetap keputusan berada di Sang Penguasa Alam.
Share:

Thursday, June 23, 2016

MEMPERKAYA POTENSI DALAM DIRI

MEMPERKAYA POTENSI DALAM DIRI
        Tahukah anda bahwa suatu potensi sudak terdapat sejak kita menghirup udara dunia ini dan tahukah anda bahwa fikiran kita sudah diatur sedemikian rupa untuk bisa mengenali benda-benda atau sesuatu yang dapat kita rasakan untuk menimbulkan suatu reaksi dalam diri kita baik dalam fikiran ataupun dalam panca indra kita sehingga dapat terbentuk potensi yang dapat kita terapkan dalam kehidupan. Potensi dalam diri terbentuk dari suatu proses yang lama ataupun sebentar. Itu semua tergantung masing-masing yang menjalaninya. Akan tetapi dalam menjalani proses tersebut haruslah memperhatikan dari hal yang sederhana dan yang terkecil potensi yang kita miliki. Kita jangan sampai mengabaikan hal tersebut bahkan meremehkannya, karena dari sesuatu yang kecil itulah yang nantinya akan menjadi besar seacara bertahap dan akan membuahkan hasil. Sepertihallya hobi atau pekerjaan yang sanagt disukainya.
        Hobi merupakan kegiatan yang disukai inilah apabila dipoles sesuai alur dalam potensi maka tidak dipungkiri lagi akan menjadi sesuatu yang sangat berguna bagi diri kita ataupun orang lain yang akan menimbulkan kepuasan dan kebanggaan tersndiri. Akan tetapi suatu potensi bukan hanya sekedar hobi semata melainkan suatu hobi yang benar-benar memliki prospek kedepan yang tidak hanya pelampiasan kepuasan saja. Suatu hobi yang dapat memilki prospek kedepan haruslah memiliki beberapa manfaat baik dari penggemar ataupun penghobi tersebut. Hobi bisa terus dijalankan jika suatu kesukaan telah melekat dalam suatu kegiatan tersebut bahkan semuanya akan melampaui semua keinginan kita jika suatu hobi menjadi suatu kebutuhan yang harus dilakukan atau terpenuhi baik dalam jangka sebulan sekali, seminggu sekali bahkan setiap hari.  
        Suatu kesukaan terhadap segala sesuatu jika didasari suatu kebutuhan akan terasa lebih bermakna dalam hidup karena sesuatu tersebut merupakan buah dari keinginan hati yang tidak bisa ditunda dan harus segera dipenuhi sehingga tanpa ada rasa berat hati akan segera dialaksanankan agar kesukaan tersebut terlaksana sesuai kesukaannya. Jika kesukaan itu terus ada dan tidak ada hentinya maka celakalah kamu karena semuanya itu akan berakibat negatif pada diri anda baik dari jangka pendek ataupun jangka panjang kedepannya yang secara perlahan-lahan akan anda rasakan. Sepertihalnya hobi dalam segi rasa dalam makanan, apabila anda termasuk pecinta kuliner maka secara tidak sadar anda akan mencari sesuatu yang enak dan berbeda dari setiap makanan yang ada disekitar anda karena jika anda menemui makanan yang hanya itu-itu saja pasti lidak tidak bisa bergoyang seperti biasa karena menemui kejenuhan.
         Maka dari itu anda harus bersuaha memenuhi hasrat tersebut yang rela pergi jauh demu menemukan keanekaragaman makan tanpa memperhartikan kocek yang nantinya anda keluarkan. Namun itu semuanya pasti ada ganjaran yang anda dapatkan yaitu soal kepuasan hati dan menemukan suasana baru bagi lidah anda. berbeda lagi jika itu semua dialami oleh perempuan yang hamil, jika keinginan  mengonsumsi suatu makanan tidak ada istilah besok, atau lusa akan tetapi harus sekarang dan harus ada dan dapat. Seorang suami yang menjadi imbas dari semuanya itu akan tetapi itu semua tidak akan menjadi masalah jika sang suami dengan rasa kasihnya terhadap seorang istrinya tinggi maka badai dan ombak menjulang tinggipun akan diterjang dengan melebarkan layarnya hingga ketengah samuderapun akan terlampaui.
        Dengan demikaian jika suatu kesukaan yang berbagai macam-yang terhampar akan menjadi suatu kepuasan tersendiri bagi sang pelaku. Untuk itu jangan sekali-kali meremehkan suatu kesukaan dan jangan membatasi kesukaan jika tidak ada sesuatu yang dipermaslahkan dan yang berdapak negatif dikemudian hari. Maka dari itu pupuk terus keinginan dan coba wujudkan dengan segala upaya daya yang bisa dilakukan sampai kita menemukan garis finish diujung kegemilangan yang akan kita peroleh.
        Sebuah kebanggaan dalam diri akan mengiringi keberhasilan yang dicapai seseorang yang berhasilan melampaui dan menjadi yang terdepan dalam memperoleh kegemilangan. Keberhasilan ini akan mengantarkan kita kepada tingkat yang lebih tinggi yang belum pernah terngiang difikirkan bahkan tidak menduganya. Namun itu semuanya bisa tercipta karena adanya kesungguhan dalam menjalani segala sesuatu dengan memadukan potensi yang terdapat dalam diri tanpa meremehkan baik dari pihak lawan atau pesaing yang sedang dihadapi.
        Sesungguhnya tidak ada lawan yang tidak bisa kita lampaui dalam kehidupan ini.  Sebenarnya lawan yang harus kita kalahkan serta dilampaui adalah diri kita sendiri tanpa terkecuali perasaan yang menghambat kinerja dalam diri. Jika keadaan tersebut terus membayangi kehidupan kita maka suatu kegagalan akan terus menghinggapi serta potensi yang seharusnya muncul akan seketika sirna dengan sendirinya. Perasaan yang dapat melemahkan diri anatara lain sikap malas, putus asa dan mengeluh. Ketiga sikap itulah yang seharusnya terus dibendung dan harus dihilangkan dengan menambah antibodi atau kekebalan terhadap sika tersebuat. Karena sikap tersebut tidak bisa dihapaus ataupun dihilangkan dari pribadi seseorang, melainkan harus dijinakkan dengan menambah keoptimisan dalam melakuakan segala pekerjaan yang akan dan telah kita perbuat. Penetralisi itulah cara yang berguna jika sesekali menghadapi keadaan yang demikian.
        Potensi sangat dekat dengat kreatifitas seseorang serta keaktifan diri orang tersebut. Mengapa demikian ?, karena jika kreatifitas sesorang muncul maka secara otomatis potensi untuk berkarya seseorang tersebut akan muncul dan membuahkan sesuatu yang bermanfaat ataupun berguna baik untuk dirinya dan orang lain yang membutuhkan. Sedangkan keaktifan sesoarang sebagai pemicu munculnya potensi dalam diri seseorang, jika keaktifan dalam bertinadak maka orang tersebut secara tidak sadar telah mengaktifkan segala sel-sel saraf dalam otaknya yang akan memerintahkan untuk menciptakan suatu kreatifitas baik untuk membuat sesuatu ataupun menemukan jawaban atau penyelesaian masalah yang sedang dihadapinya. Maka, hasil itulah potensi yang akan didapat orang tersebut.
       Kehangatan dapam pemikiran akan terasa lebih bisa ditreima oleh banyak orang yang menangani segala permaslahan yang akan dihadapi sebatas ujian sesaat. Ujian itu meskipun sesaat bisa menjadi selama dalam kehidupan jika ujian tersebut tidak terselesaikan. Itu terjadi karena jika suatu masalah yang dihadapi tidak segera diselesaikan dan tidak diselesaikan maka ujian semacam inilah yang akan dihadapi kedepanyannya dan tidak akan meningkatkan kemampuan kita dalam menyelesaikan dan menghadapi suatu masalah
        Kemampuan yang dimiliki setiap orang memang berbeda, akan tetapi setiap kemampuann pasti ada saatnya mencapai titik terberatrnya dalam menghadapi suatu yang dianggap belum bisa diatasi dengan baik dan maksimal. Sesungguhnya kemampuan yang pada saat itulah akan mencapai puncak kematangan atau bisa dikatakan kemanfaatannya. Jika kemampuan yang dimiliki seseorang bisa dipergunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yanag sedang dihadapi maka sungguh beruntung dan bergunanya kemampuan itu. Namun, seseorang yang tidak menyadari betapa bergunanya kemampuan yang dimiliki oleh dirinya dan menggunakan kemampuannya untuk hal yang tidak bermanfaat ataupun menggunakannya tidak sesuai dengan bidangnya maka sungguh tersia-siakanlah kemampuan itu.

        Selama diri kita masih kuat dan memiliki waktu maka janganlah malu serta takut untuk belajar dan terus belajar segala sesuatu yang bermanfaat bagi diri dan orang lain untuk kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. Belajar sangat dianjurkan dan diwajibkan sejak kita diberi kesempatan menghirup kehidupan dunia ini sampai kita menghembuskan nafas terakhir kita. Dengan seseorang bersedia belajar sesungguhnya dia telah melangkahkan satu kakinya lebih depan dari pada orang yang hanya ngomong tapi tidak melakukan sesuatau apapun. Belajar bukan berarti hanya untuk anak-anak ataupun anak muda yang duduk dibangku sekolahan. Persepsi itu tidak begitu benar, karena belajar itu bukan hanya itu saja, karena belajar itu sebuah proses seseorang yang dulunya tidak tahu maka sekarang menjadi tahu dan dulunya tidak bisa menjadi bisa maka itulah belajar. Dengan kita belajar potensi-potensi yang kita  miliki untuk mengarungi samudera kehidupan ini bisa terpenuhi untuk bekal sekarang dan nanti.
Share:
loading...
loading...
loading...
loading...
loading...
Copyright © Move On Inspiration | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com